CIAMIS – Komandan Korem 062/Tarumanagara, Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.M., melaksanakan kunjungan kerja untuk meninjau progres pembangunan sumur bor di kawasan eks Asrama Yonzipur, Desa Panyingkiran, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB tersebut bertujuan memastikan seluruh tahapan pembangunan sumur bor berjalan sesuai rencana sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Danrem 062/Tarumanagara didampingi Dandim 0613/Ciamis, Letkol Inf Antonius Ari Widiono, S.Sos., M.Hum., Danramil 1301/Ciamis, Mayor Inf Dede Rohendi, serta Babinsa Desa Panyingkiran, Pelda Mumu.
Turut hadir Kepala Desa Panyingkiran, H. Soleh, bersama jajaran perangkat desa dan sejumlah unsur terkait lainnya.
Danrem 062/Tarumanagara meninjau secara langsung lokasi pengeboran sekaligus menerima penjelasan mengenai perkembangan pekerjaan, kondisi sumber air, serta berbagai kendala yang dihadapi selama proses pembangunan.
Kolonel Inf Dadi Sutandi menegaskan bahwa pembangunan sumur bor merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar berupa air bersih.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Karena itu, pembangunan sumur bor ini harus dilaksanakan dengan baik agar hasilnya benar-benar dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang, ” ujar Kolonel Inf Dadi Sutandi.
Ia meminta seluruh unsur yang terlibat agar terus memperkuat koordinasi dan memastikan kualitas pembangunan tetap menjadi perhatian utama.
“Kami berharap setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan secara maksimal, mulai dari proses pengeboran, pemeriksaan sumber air, hingga penyediaan sarana pendukung. Semua harus dipastikan aman, berkualitas, dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat, ” tegasnya.
Kepala Desa Panyingkiran, H. Soleh, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan TNI terhadap kebutuhan air bersih masyarakat di wilayahnya.
“Kami sangat mengapresiasi upaya seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan sumur bor ini. Ketersediaan air bersih merupakan prioritas penting bagi kesejahteraan masyarakat Desa Panyingkiran, ” ujar H. Soleh.
Menurutnya, pembangunan sumur bor tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesulitan yang dihadapi warga.
“Program ini sangat dibutuhkan masyarakat dan menjadi bukti bahwa TNI selalu hadir membantu mengatasi persoalan di wilayah. Kami berharap pembangunan dapat segera diselesaikan sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh warga, ” ungkapnya.
Babinsa Desa Panyingkiran, Pelda Mumu, mengatakan bahwa dirinya terus melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap proses pembangunan sumur bor tersebut.
“Kami terus berada di lapangan untuk memantau perkembangan pekerjaan sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak pelaksana. Apabila ditemukan kendala, kami berupaya agar permasalahan tersebut dapat segera ditangani, ” kata Pelda Mumu.
Ia berharap sumur bor tersebut mampu menjadi solusi bagi masyarakat, terutama ketika memasuki musim kemarau dan ketersediaan air mulai berkurang.
“Kami berharap sumber air dari sumur bor ini dapat mencukupi kebutuhan warga dan memberikan manfaat secara berkelanjutan. Babinsa akan terus mendampingi sampai seluruh pekerjaan selesai dan fasilitas dapat digunakan, ” tambahnya.
Danramil 1301/Ciamis, Mayor Inf Dede Rohendi, menegaskan komitmennya untuk mendukung setiap program yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
“Pendampingan Babinsa di lapangan bertujuan memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana. Dengan pemantauan secara rutin, kendala yang muncul dapat diketahui dan dikoordinasikan untuk segera mendapatkan solusi, ” tutur Mayor Inf Dede Rohendi.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga serta merawat fasilitas sumur bor setelah pembangunan selesai.
“Setelah sumur bor dapat digunakan, fasilitas ini harus dijaga dan dirawat bersama agar memiliki usia pakai yang panjang. Keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh proses pembangunannya, tetapi juga oleh kepedulian masyarakat dalam memeliharanya, ” jelasnya.
Sementara itu, Dandim 0613/Ciamis, Letkol Inf Antonius Ari Widiono, S.Sos., M.Hum., menyampaikan bahwa kunjungan Danrem menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk mempercepat penyelesaian pembangunan dengan tetap memperhatikan kualitas pekerjaan.
“Kunjungan kerja Danrem 062/Tarumanagara menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja maksimal. Program sumur bor ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang terhadap kebutuhan air bersih di Desa Panyingkiran dan wilayah sekitarnya, ” ujar Letkol Inf Antonius Ari Widiono.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat.
“Sinergi seluruh pihak menjadi kunci agar pembangunan berjalan lancar dan tepat sasaran. Kodim 0613/Ciamis berkomitmen terus mendukung program yang memberikan manfaat langsung serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ” tegasnya.
Seluruh rangkaian kunjungan dan pengecekan progres pembangunan sumur bor berlangsung aman, tertib, dan lancar. Pembangunan tersebut diharapkan segera selesai sehingga dapat menyediakan akses air bersih yang layak dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Panyingkiran. (PERS)
